Back   
LEBIH DARI KATA
(2 Tawarikh 9: 1-12)
Ketika Ratu Syeba datang mengunjungi Salomo, ia membawa banyak teka-teki untuk menguji kebijaksanaan sang raja. Namun bukan hanya jawaban Salomo yang membuatnya takjub, melainkan seluruh cara hidup dan tatanan kerajaannya. Dari sini kita belajar:
Pertama, Hikmat sejati tidak hanya ada dalam kata, tetapi juga dalam tindakan. Salomo tidak hanya menjawab pertanyaan dengan bijak, tetapi pengaturan rumahnya, cara pelayan dilatih, bahkan pakaian mereka menunjukkan adanya hikmat dalam hal-hal praktis. Ini mengajarkan bahwa hikmat harus tercermin dalam cara kita bekerja, mengatur waktu, dan memperlakukan orang lain.
Kedua, kehidupan yang bijaksana menjadi kesaksian bagi orang lain. Ratu Syeba datang dari jauh karena mendengar tentang Salomo. Hidup yang dijalani dengan hikmat akan menarik perhatian orang lain, bukan untuk kemuliaan pribadi, tetapi agar mereka melihat tangan Tuhan di dalamnya.
Ketiga, Hikmat memberi dampak yang mendalam. Ratu Syeba bukan hanya terkesan, tapi juga memuliakan dan mengakui betapa luar biasanya Tuhan. Ayat 8 menyebutkan bahwa ia memuji Tuhan atas kebijaksanaan Salomo. Artinya, hidup kita bisa membawa orang lain untuk mengenal dan menghormati Tuhan jika dijalani dengan benar.
Seperti Salomo, marilah kita meminta dan menggunakan hikmat Tuhan bukan hanya untuk hal besar saja, tetapi juga dalam tugas harian yang mungkin terlihat sepele. Ketika setiap cara yang kita lakukan dalam hidup kita didasari oleh hikmat Tuhan, maka semua akan sejalan dengan kehendak Tuhan. Hidup kita akan tertata, disiplin, penuh pertimbangan, dan membawa damai. Orang lain pun akan melihat kebesaran Tuhan melalui kita. (SL)