preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

CINTA KURA-KURA

3 May 2026

[1Sam. 9 & 10] [Luk. 18:1-17] [Mzm. 107:23-43] [Ams. 12:10-19]

“Orang benar memperhatikan hidup hewannya, tetapi belas kasihan orang fasik itu kejam” (Amsal 12:10)

Saat doa pagi, Donny Prayitno menyinggung kalau dia suka memelihara kura-kura yang umurnya—menurutnya—bisa lebih panjang dari manusia. Benarkah? Benar! Ada kura-kura yang bisa berumur sampai 200 tahun. Biar nanti cucu Donny yang melanjutkan pemeliharaannya.

Saat membaca tugas untuk membuat renungan, ayat yang sama memberikan "back up" Alkitab. Jadi, karena mengaku memelihara kura-kura dengan baik, berarti Donny orang benar. Saya pun pernah punya kura-kura. Saat ada undangan khotbah di New York dan Vancouver, kura-kura itu saya titipkan ke sopir saya. Dia menelpon dan memberitahu kalau kura-kuranya mati. Bukan berarti sopir saya orang fasik, tetapi mungkin stress memasuki lingkungan baru.

Saya menafsirkan ayat itu seperti ini. Jika kepada binatang saja seseorang bisa begitu memperhatikannya, berarti kepada sesama akan jauh lebih baik. Ayat ini begitu menarik karena selanjutnya tertulis “tetapi belas kasihan orang fasik itu kejam.” Kok bisa ada belas kasihan yang kejam?

Belas kasihan yang disertai prasyarat. “Kalau engkau kerja dengan benar, ijazahmu saya kembalikan. Jika tidak, ijazahmu saya tahan.” Bukankah ada perusahaan-perusahaan yang menahan ijazah karyawannya. Akibatnya, kalau mereka tidak kerasan—oleh berbagai faktor—mereka tidak bisa pindah ke tempat lain. Sandera semacam ini memang kejam. Hal ini tidak mengingkari ada karyawan yang ‘mbeling’.

Namun, jika karyawan sudah bekerja dengan baik, tetapi bosnya tetap menahan ijazahnya, artinya dia memang seakan-akan saja menunjukkan belas kasihan, namun faktanya kejam. Hanya Tuhan yang bisa melihat hati seseorang. Orang yang curigaan terhadap orang lain, biasanya memang perlu dicurigai ketulusannya. (XQP).

Doa: Bapa, ajar aku untuk berbelaskasihan kepada sesama makhluk hidup dan menjaga alam agar layak dihuni.