preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

TEMPAT FAVORIT ALLAH

30 May 2026

[1Raj. 8 & 9] [Yoh. 7:1-24] [Mzm. 119:129-136] [Ams. 20:8-15]

“Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini" (1 Raja-raja 8:27) 

Di zaman modern ini, banyak orang merasa dekat dengan teknologi tetapi jauh dari Tuhan. Gedung gereja semakin megah, ibadah semakin lengkap, namun hati manusia sering kosong dan kehilangan keintiman dengan Allah. Banyak orang datang beribadah hanya sebagai rutinitas, tetapi lupa bahwa yang terpenting bukanlah kemegahan tempat ibadah, melainkan kesadaran akan hadirat Tuhan. 

Dalam 1 Raja-Raja 8, Salomo meresmikan Bait Allah yang telah selesai dibangun. Ini adalah momen besar bagi bangsa Israel. Namun di tengah kemegahan itu, Salomo menyadari satu hal penting: Allah tidak dapat dibatasi oleh bangunan buatan manusia. Tuhan jauh lebih besar daripada bait yang dibangun dengan emas dan kemuliaan duniawi.

Ayat 27 menunjukkan kerendahan hati Salomo. Ia memahami bahwa Allah Mahabesar dan tidak mungkin sepenuhnya “tinggal” dalam sebuah gedung. Bait Allah hanyalah lambang kehadiran-Nya di tengah umat. Salomo tidak ingin bangsa Israel terjebak pada simbol, tetapi tetap menghormati Pribadi Allah yang hidup. Pesan ini sangat relevan bagi orang percaya saat ini. Tuhan tidak hanya hadir di gereja pada hari Minggu. Ia ingin hadir dalam kehidupan sehari-hari: di rumah, pekerjaan, pelayanan, bahkan dalam pergumulan kita. Hati yang taat dan haus akan Tuhan lebih berharga daripada sekadar aktivitas rohani tanpa hubungan pribadi dengan-Nya.

Di tengah kesibukan hidup saat ini, banyak orang lebih sibuk membangun karier, media sosial, dan pencapaian pribadi daripada membangun hubungan dengan Tuhan. Kita bisa aktif melayani, rajin datang ke gereja, tetapi hati kita sebenarnya jauh dari-Nya. Melalui 1 Raja-Raja 8:27, Tuhan mengingatkan bahwa Dia tidak mencari kemegahan luar, melainkan hati yang sungguh terbuka bagi-Nya. Mari belajar membangun “bait” bagi Tuhan dalam hati kita. Jangan hanya mencari Tuhan saat ibadah berlangsung, tetapi libatkan Dia dalam setiap keputusan hidup. Jadilah orang percaya yang menjaga kekudusan hati, sebab Tuhan rindu tinggal dalam kehidupan yang terbuka kepada-Nya. Ketika hati kita menjadi tempat bagi hadirat Tuhan, damai dan kekuatan-Nya akan nyata setiap hari. 

Belajarlah membawa semuanya dalam doa. Luangkan waktu untuk membaca firman Tuhan, meskipun singkat, dan bangun kebiasaan berbicara dengan Tuhan setiap hari. (YS)