preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

YESUS HARUS MAKIN BESAR

22 May 2026

[2Sam. 16 & 17] [Yoh. 3:22-36] [Mzm. 119:65-72] [Ams. 17:19-28]

Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil (Yohanes 3:30)

Dia harus makin bertambah
Ku harus makin berkurang
Nama Yesus saja disembah
Ku di tempat paling b'lakang

Bila Yesus ditinggikan
Dan salib-Nya dib'ritakan
Pasti Dia menarik semua orang
Datang kepada-Nya s'karang

Tentu orang-orang pantekosta lama, akrab dengan pujian ini. Pujian ini dikembangkan dari perkataan Yohanes Pembaptis. Yohanes 3:30 "Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil". 

Saat itu Yesus dan murid-murid membaptis di tanah Yudea. Yohanes Pembaptis membaptis juga di Ainon. Timbullah perselisihan mengenai hal itu. Yesus dan Yohanes sengaja dibenturkan. Namun reaksi Yohanes Pembaptis sangat mengagumkan. Dia tidak merasa tersaingi. Apalagi iri hati. Yohanes paham betul posisinya. Dia berhasil menempatkan Yesus pada posisi yang sesungguhnya. Hal ini jelas tersirat dari tanggapan Yohanes. Mari kita belajar dari Yohanes Pembaptis. 

Pertama, Yesus adalah Mesias, Yohanes bukan (Yohanes 3:28). Yohanes Pembaptis tahu dengan jelas siapa dirinya. Ia bukan Mesias, hanya utusan. Ia tidak mencari kemuliaan untuk dirinya sendiri. Dalam pelayanan, kita pun harus sadar bahwa kita hanyalah alat Tuhan. Kita bukan pusat dari segalanya. Apakah kita memberi ruang bagi Yesus dikenal, atau justru ingin diri kita yang ditinggikan?

Kedua, Yesus pemilik jemaat, Yohanes sahabat Yesus (Yohanes 3:29). Yohanes menggambarkan dirinya sebagai sahabat mempelai pria. Ia tidak cemburu. Ia justru bersukacita ketika Yesus tampil dan menarik banyak orang. Seharusnya kita pun harus senang ketika orang semakin dekat dengan Tuhan. Bukan merasa tersaingi. Apakah kita bersukacita saat Yesus dimuliakan, walau kita tidak lagi di depan? 

Ketiga, Yesus datang dari atas, Yohanes dari bawah/bumi (Yohanes 3:31). Yesus datang dari surga, sementara Yohanes dari bumi. Ini berarti Yesus jauh lebih tinggi. Yohanes tidak meninggikan diri. Dalam hidup dan pelayanan, kita harus ingat bahwa hanya Yesus yang layak ditinggikan. Apakah yang kita banggakan: Yesus atau diri sendiri?

Kesimpulan dari semuanya: "Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil". Sikap Yohanes Pembaptis memberikan kita pelajaran penting dalam kehidupan dan dalam pelayanan. Kita sedang tidak membangun kerajaan yang berpusat pada diri kita. Kita seharusnya bersukacita saat Yesus yang dimuliakan. Hanya Dia yang layak kita banggakan, bukan diri kita. Teladani Yohanes Pembaptis. Minta Tuhan murnikan motivasi kita. Jika Dia memakai kita, semua hanyalah untuk kemuliaan nama-Nya. Amen! Tuhan Yesus memberkati (YAS).