preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

KESAKSIAN DALAM PENDERITAAN

18 Oct 2026

[Yer. 19 & 20] [1Tes. 2:1-20] [Mzm. 96] [Ams. 6:20-35]

(Yeremia 19-20) 

    Yeremia banyak mengeluh karena mengalami depresi dan tekanan secara mental. Dia sedih, kecewa dan marah. Kata-katanya kepada Allah setelah ia dipasung oleh imam Pasyhur menunjukkan sungut-sungutnya. Dia mengharapkan ibunya melakukan aborsi saat ia masih ada dalam kandungan, bahkan mengutuki hari kelahirannya sendiri. Tetapi di sisi lain ia tetap setia kepada Allah. Ia tetap memberitakan firman-Nya sekalipun mereka yang diajarnya tidak mau mendengarkannya.

    Di tengah tekanan dan penolakan, Yeremia tak kuasa menolak panggilan Tuhan. Setiap kali ia berniat menolaknya, firman Allah seakan mau meledak dalam dirinya. Ada keinginan untuk meninggalkan pelayanan namun hati nuraninya menderita. Akhirnya ia memilih untuk setia melayani sekalipun ancaman dan tekanan terus membuntutinya. Biar pun menderita, Yeremia memiliki iman yang gigih kepada Allah. Ia terus memperjuangkannya.

    Mengikut Kristus dan dikaruniai Roh Kudus tak menjadikan kita berkekuatan supranatural. Tidak pula membuat kita berkuasa atas dunia, ataupun memberikan jaminan kelimpahan dan kemapanan dalam segala hal. Sebaliknya, menjadi pengikut Kristus membuat hidup kita penuh tantangan dan risiko. Untuk memperjuangkan iman kita sering diperhadapkan dengan penderitaan, kepedihan, kelemahan, dan tekanan. Namun ada kekuatan, keberanian dan penghiburan dari Tuhan, damai sejahtera dan sukacita, Amin. (TMM)