preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

MEMBENARKAN ORANG BERDOSA

13 Aug 2026

[Ayb. 13 & 14] [Rm. 4:1-25] [Mzm. 37:12-26] [Ams. 15:8-15]

(Roma 4)

Pernahkah Anda merasa bersalah? Mungkin Anda mengingat suatu tindakan yang pernah Anda lakukan yang merugikan orang lain atau mempermalukan diri sendiri. Bagaimana Anda menekan perasaan itu? Saya sendiri berusaha mengingat hal-hal baik yang saya sudah lakukan untuk menghibur diri saya. Barangkali Anda juga begitu atau tidak. Mungkin Anda mulai memikirkan hal-hal apa saja yang harus dilakukan untuk memperbaiki diri Anda. Atau, kita mulai mencari kambing hitam untuk disalahkan.

Ketika berhadapan dengan Allah, kita tidak dapat berkutik. Dosa dan pelanggaran yang kita lakukan, baik tersembunyi atau tidak, harus dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya. Saya harap kita semua masih merasa tidak nyaman ketika jatuh dalam dosa. Sebab jika tidak demikian, hati nurani kita boleh dipertanyakan. Hati kita seharusnya merasa bersalah, merasa jijik, dan merasa malu ketika mengingat dosa-dosa kita yang kita kerjakan secara terang-terangan di mata Tuhan. Kita telah menentang kehendak Allah yang telah menciptakan, memelihara, serta berkuasa atas hidup kita melalui dosa-dosa kita. Kita pantas dihukum seberat-beratnya.

Namun, saya tidak ingin kita berhenti sampai di rasa bersalah. Di sinilah perikop yang kita baca memberikan kita Kabar Baik. "Berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya." Paulus menjelaskan kepada kita bahwa pengampunan dosa tersedia bagi kita yang percaya kepada Kristus. Iman yang sama yang dimiliki oleh Abraham dan Daud, sekarang kita pun mewarisinya. Iman yang percaya, bukan pada perbuatan baik kita, tapi pada janji pengampunan Allah. Iman yang percaya bahwa kita dibenarkan bukan atas dasar apa-apa saja yang sudah kita perbuat bagi Allah dan orang lain, tapi atas dasar kematian dan kebangkitan Kristus.

Ketika mengingat kebenaran Injil, bahwa kita dibenarkan oleh iman kepada Yesus, ada penghiburan sejati bagi jiwa yang merasa bersalah. Kita tidak lagi menghitung jasa-jasa kita supaya merasa diri tidak terlalu berdosa, tapi kita mulai mengingat jasa-jasa Kristus yang membenarkan kita, orang berdosa ini. Kita tidak lagi mencari kambing hitam untuk kesalahan kita, tapi dengan jujur mengakui dosa kita pada Allah dan percaya bahwa Dia pasti mengampuni kita dalam Kristus. Kita sekarang punya harapan menjadi pribadi yang lebih baik, bukan karena meyakini kekuatan diri sendiri untuk bertobat, tapi percaya bahwa Allah yang membenarkan kita juga mampu membaharui hidup kita.

Mari periksa diri kita masing-masing. Apakah saya percaya pada perbuatan saya sendiri untuk membenarkan diri saya atau saya percaya pada karya Yesus untuk membenarkan diri saya? (HDM)