preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

MEMBANGUN RUMAH DENGAN HIKMAT

7 Nov 2026

[Yeh. 2 & 3] [Ibr. 1:1-14] [Mzm. 112] [Ams. 14:1-9]

"Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi si bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri" (Amsal 14:1)

Rumah bukan sekadar bangunan dengan atap dan dinding. Rumah adalah tempat kita pulang, merasa aman dan dikuatkan. Amsal 14:1 mengingatkan bahwa rumah tangga tidak berdiri dengan sendirinya. Ia dibangun hari demi hari oleh tangan yang dituntun hikmat.
 
 
Menariknya, ayat ini tidak berbicara tentang rumah yang runtuh karena badai besar, melainkan karena tangan sendiri. Banyak rumah retak bukan karena musibah dari luar, tetapi karena kata-kata yang tajam, sikap acuh, dan kebiasaan kecil yang dibiarkan terlalu lama. Kabar baiknya, tangan yang bisa meruntuhkan adalah tangan yang sama yang bisa membangun. 

 
Berikut tiga langkah sederhana untuk mulai membangun rumah dengan hikmat.
 
Pertama, Jaga ucapan. Satu kalimat lembut dapat meredakan ketegangan, sementara satu kalimat kasar bisa melukai berhari-hari. Sebelum berbicara, tanyakan pada diri sendiri: apakah ini membangun? Biasakan mengucapkan "terima kasih", "maaf", dan "Papa/Mama bangga padamu" setiap hari. 
 
Kedua, Luangkan waktu bersama.  
Hikmat terlihat dalam menentukan prioritas. Sediakan waktu tanpa gadget, misalnya saat makan malam bersama, untuk saling mendengarkan. Pasangan dan anak-anak tidak membutuhkan kita yang sempurna; mereka membutuhkan waktu yang didedikasikan untuk kebersamaan. 

Ketiga, Bangun kerohanian. Berdoa bersama, bacalah Firman Tuhan, dan beribadah sebagai keluarga. Amsal 9:10 mengatakan bahwa takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat. Rumah yang berakar pada Tuhan akan lebih kokoh menghadapi badai kehidupan. 
 
Tidak ada rumah yang sempurna, dan jangan menunggu kerusaknnya parah untuk mulai membenahinya. Mulailah dari hal satu pelukan, satu kata yang menguatkan, satu doa bersama. Tuhan sanggup memulihkan ‘dinding’ rumah yang retak dan memberkati setiap usaha yang tulus. Setiap usaha sederhana yang kita lakukan dengan kasih hari ini akan menjadi tempat berteduh bagi generasi berikutnya.
 
Mari kita membangun, bukan meruntuhkan. Dengan hikmat dari Tuhan, rumah kita dapat menjadi tempat di mana kasih bertumbuh dan iman diwariskan. (ES)