preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

TERPIKAT OLEH JERAT

24 Apr 2026

[Hak. 16 & 17] [Luk. 13:18-35] [Mzm. 102] [Ams. 9:10-18]

"Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap daripadanya" (Hakim-hakim 16:19)

Simson jatuh cinta kepada Delila dan ini adalah awal dari kejatuhan sang nazir Allah. Selama hidupnya Simson telah memenangkan pertikaian dengan orang Filistin karena untuk itulah ia diutus oleh Tuhan. Hal ini menyebabkan kebencian orang Filistin terhadap Simson demikian besar sehingga berikhtiar untuk menangkapnya.  Ketika mendengar bahwa Simson mempunyai hubungan khusus dengan Delila, maka raja-raja Filistin menawarkan sejumlah uang kepada Delila agar membocorkan rahasia kekuatan Simson.

Delila pun melancarkan aksinya dan mulai merayu Simson agar menceritakan rahasia kekuatannya. Tiga kali upayanya gagal untuk melucuti Simson karena Simson masih tetap pada pendiriannya untuk tidak membocorkannya. Namun setelah Delila merengek berhari-hari dan terus mendesaknya serta berkata bahwa ia mencintai Simson, maka luluhlah pertahanan Simon. Ia menceritakan rahasia kekuatannya yang seharusnya dijaganya, ia jatuh ke dalam jerat Delila dan Tuhanpun meninggalkan dia.

Jerat dosa selalu mengintai perjalanan anak-anak Tuhan. Iblis tidak akan tinggal diam, ia menanti-nantikan kejatuhan orang percaya. Jerat dosa tampaknya manis di depan, seperti buah pengetahuan baik dan jahat yang tampak menarik namun semua itu hanya bujuk rayu saja. Saat kita masuk ke dalam perangkapnya maka maut telah menyengat. Simson telah melanggar perjanjiannya dengan Tuhan, ia lebih memilih tunduk terhadap rengekan orang yang dicintainya tanpa tahu bahwa sang kekasih telah bersekongkol dengan musuh untuk menghabisinya.

Tawaran dunia memang dapat membutakan mata rohani jika tidak memilki hati yang teguh kepada Tuhan. Mereka akan merengek seolah-olah mengasihi kita dengan tulus. Berselingkuh dengan seseorang yang seakan-akan membutuhkan kita, menggelapkan uang perusahaan untuk hal yang tampaknya urgent, menyalahgunakan kekuasaan untuk menekan orang yang tidak mau menuruti keinginan kita adalah perwujudan Delila di dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita tidak tahan maka kita akan membiarkan iman kita menjadi luntur dengan membuahi keinginan daging yang membawa kepada kebinasaan. 

Peganglah perjanjian dengan Tuhan sampai akhir, jangan terpikat oleh jerat Iblis yang membinasakan. Jika Tuhan di pihak kita tiada satu pun yang sanggup menghalangi rencana-Nya. (AD)