preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

HADIRAT ALLAH TURUN

5 Jul 2026

[2Taw. 4 & 5] [Kis. 7:1-19] [Mzm. 3] [Ams. 1:8-19]

(2 Tawarikh 5:2-14)

“Lalu para peniup nafiri dan para penyanyi itu serentak memperdengarkan paduan suaranya untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur kepada TUHAN. Mereka menyaringkan suara dengan nafiri, ceracap dan alat-alat musik sambil memuji TUHAN dengan ucapan: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." Pada ketika itu rumah itu, yakni rumah TUHAN, dipenuhi awan" 
(2 Tawarikh 5:13)

Pernahkah kita merasakan momen ketika musik pujian membuat hati kita tergetar, mata berlinang, dan hadirat Tuhan begitu nyata? Dalam zaman modern ini, kita sering menilai ibadah dari kualitas suara atau musik, tetapi Alkitab mengajarkan bahwa hadirat Tuhan dinyatakan bukan karena kehebatan teknis, melainkan ketulusan dan kesatuan hati dalam memuji-Nya.

2 Tawarikh 5:13 mencatat bahwa ketika para penyanyi dan pemain musik “seperti seia sekata menyanyikan pujian dan syukur kepada TUHAN,” maka “kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah.” Ayat ini menekankan bahwa kemuliaan Tuhan hadir ketika umat-Nya menyembah dengan hati yang bersatu dan penuh ucapan syukur. Kata Ibrani untuk "kemuliaan" adalah kabod, yang berarti bobot atau kehadiran Allah yang penuh otoritas dan kekudusan. Yang menarik, respon Tuhan terhadap pujian yang tulus adalah manifestasi kehadiran-Nya yang nyata, bukan hanya secara emosional, tapi secara rohani dan transformatif.

Renungan ini menantang kita untuk memeriksa motivasi dan sikap hati dalam ibadah. Apakah kita menyanyi hanya karena kewajiban, atau sungguh-sungguh datang dengan hati bersyukur dan rindu memuliakan Tuhan? Ketika kita memuji Tuhan dengan seia sekata dengan kesatuan hati dan kerinduan yang murni, kita membuka ruang bagi Allah untuk hadir dengan kemuliaan-Nya. Dalam pelayanan gereja, kita juga belajar pentingnya kolaborasi dan kesatuan.

Pujian yang berkenan di hadapan Allah bukan hanya soal harmoni nada, tapi harmoni hati. Saat gereja bersatu dalam menyembah, dunia bisa melihat dan mengalami kehadiran Allah melalui kita. Marilah kita menjadi pribadi dan gereja yang menyembah dengan tulus, bersatu, dan penuh ucapan syukur. Sebab ketika pujian naik dengan hati yang murni, kemuliaan Tuhan pun turun. (YS)