preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

SAHABAT SEJATI DALAM PELAYANAN

24 Jul 2026

[Ezr. 6 & 7] [Kis. 18:1-28] [Mzm. 19] [Ams. 9:1-9]

"Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah" - (Kisah Para Rasul 18:26)

Kisah Akwila dan Priskila dalam Kisah Para Rasul 18 adalah sebuah cerita tentang pasangan suami istri yang hidupnya dipakai Tuhan untuk mendukung pelayanan Paulus. Mereka bukan hanya sekadar rekan kerja dalam membuat tenda tetapi juga sahabat sejati yang setia mendampingi Paulus dalam perjalanan rohani dan pelayanan. 

Dalam dunia yang sering menekankan individualisme, kisah ini mengingatkan kita bahwa pelayanan Tuhan bukanlah pekerjaan seorang diri melainkan sebuah kolaborasi yang indah antara orang percaya yang saling menopang. Akwila dan Priskila menunjukkan bahwa rumah tangga yang berpusat pada Kristus dapat menjadi berkat besar bagi banyak orang. Mereka membuka rumah mereka untuk Paulus dan bahkan mengajar Apolos dengan penuh kasih sehingga pelayanan Injil semakin kuat dan bertumbuh.

Akwila dan Priskila adalah teladan tentang bagaimana iman diwujudkan dalam tindakan nyata. Mereka tidak hanya mendengar Firman tetapi juga melakukannya dengan menyediakan waktu tenaga dan hati bagi pekerjaan Tuhan. Ketika Paulus datang ke Korintus mereka menerima dia dengan tangan terbuka dan bekerja bersama dalam membuat tenda. 

Dari situ kita belajar bahwa pekerjaan sehari hari pun bisa menjadi sarana pelayanan bila dilakukan dengan hati yang benar. Mereka juga berani menegur dan mengajar Apolos yang fasih berbicara tetapi belum memahami jalan Tuhan dengan lengkap. Dengan rendah hati mereka membimbingnya sehingga Apolos menjadi pelayan yang lebih efektif. Ini menunjukkan bahwa pelayanan bukan hanya tentang mimbar besar tetapi juga tentang percakapan sederhana yang penuh kasih dan kebenaran.

Apa yang dilakukan oleh Akwila dan Priskila ini menegaskan bahwa pelayanan sejati lahir dari hati yang mau berbagi kebenaran dengan sabar dan penuh kasih. Mereka tidak mempermalukan Apolos di depan umum tetapi memilih cara yang bijaksana dan membangun. Sikap ini adalah teladan besar bagi kita dalam menghadapi sesama yang mungkin belum sepenuhnya memahami Firman. Kita diajak untuk menjadi sahabat yang menolong bukan hakim yang menghakimi.

Pelayanan Akwila dan Priskila juga mengingatkan kita bahwa rumah tangga Kristen dapat menjadi pusat misi. Rumah mereka bukan hanya tempat tinggal tetapi juga tempat persekutuan pengajaran dan penguatan iman. Di tengah kesibukan hidup mereka tetap menyediakan ruang bagi pekerjaan Tuhan. Hal ini menantang kita untuk melihat rumah kita bukan sekadar sebagai tempat pribadi tetapi sebagai wadah berkat bagi orang lain. Ketika kita membuka pintu rumah kita bagi sesama kita sedang membuka pintu bagi karya Tuhan yang lebih besar. Kehidupan mereka adalah bukti bahwa pelayanan tidak selalu harus spektakuler tetapi bisa dimulai dari hal sederhana yang dilakukan dengan kasih.

Sahabat HBC yang Tuhan Yesus kasihi, jadilah sahabat sejati dalam pelayanan seperti Akwila dan Priskila. Jangan berjalan sendiri dalam iman tetapi carilah kesempatan untuk bekerja sama saling menopang dan saling menguatkan. Bukalah hati dan rumah kita bagi sesama agar Firman Tuhan semakin nyata dalam kehidupan. Ingatlah bahwa pelayanan bukan hanya tentang apa yang kita lakukan di gereja tetapi juga tentang bagaimana kita hidup setiap hari. Dengan demikian kita akan menjadi alat Tuhan yang membawa terang kasih dan kebenaran ke dalam dunia yang membutuhkan. Tetap semangat dan Tuhan Yesus memberkati. (DSP)