preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

ALLAH TIDAK MENGECEWAKAN

5 Aug 2026

[Est. 7 & 8] [Kis. 26:1-23] [Mzm. 31] [Ams. 13:1-8]

(Mazmur 31) 

"Betapa besarnya kebaikan-Mu yang telah Kausediakan bagi orang yang takut akan Engkau" (Mazmur 31:20)

Mazmur 31 ditulis oleh Daud ketika ia berada dalam tekanan, fitnah, dan ancaman maut. Di tengah keadaan yangtampaknya tanpa harapan, Daud tidakkehilangan imannya. Ia tetap mengakui bahwa Allah adalah gunung batu, kubu pertahanan, dan Penebusnya. Pengalaman Daud mengajarkan bahwa Allah tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya. 

Pertolongan Tuhan mungkin tidak selalu datang sesuai waktu yang kita inginkan, tetapi selalu datang pada waktu yang terbaik menurut kehendak-Nya. Bagaimana kita harus bersikap?

Pertama, Kasihi Allah dalam Susah maupun Senang (Mazmur 31:24): "Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! Tuhan menjaga orang-orang yang setiawan ....". 

Daud mengajak seluruh umat Tuhan untuk tetap mengasihi-Nya, bukan hanya ketika doa dijawab, tetapi juga ketika hidup dipenuhi pergumulan. Kasih kepada Allah harus didasarkan pada siapa Dia, bukan pada keadaan yang kita alami. Daud sendiri tetap memuji dan mencari Tuhan meskipun dikejar musuh. Kesetiaannya menjadi bukti bahwa kasih sejati kepada Allah tidak bergantung pada situasi.

Tetaplah berdoa, beribadah, dan mengucap syukur, baik ketika berhasil maupun ketika menghadapi kesulitan. Kasih yang setia kepada Tuhan akan menghasilkan iman yang kokoh.

Kedua, Percaya Kuasa-Nya Besar untuk Menolong (Mazmur 31:15-16) : 
"Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku! Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!"

Daud berkata, "Masa hidupku ada dalam tangan-Mu." Ia percaya bahwa seluruh hidupnya berada di bawah kendali Allah. Tidak ada musuh yang lebih besar daripada kuasa Tuhan. Walaupun sempat merasa ditinggalkan, Daud akhirnya mengalami penyertaan dan pembelaan Allah. Tuhan sanggup mengubah keadaan yang mustahil menjadi kesaksian kemenangan.

Ketika menghadapi masalah keluarga, kesehatan, pekerjaan, atau pelayanan, jangan mengandalkan kekuatan sendiri. Serahkan semuanya kepada Tuhan dan percaya bahwa Dia sanggup membuka jalan.

Terakhir, Tetap Hidup Sesuai Firman-Nya (Mazmur 31:24-25): "Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung. Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!"

Iman yang sejati terlihat dari kehidupan yang tetap setia kepada Firman Tuhan. Menunggu pertolongan Allah bukan berarti pasif, tetapi tetap hidup benar, berani, dan taat. Daud terus berjalan bersama Tuhan meskipun tekanan belum berakhir. Kesetiaannya membuka jalan bagi pemulihan yang Allah sediakan.

Jangan mengorbankan integritas demi jalan pintas. Tetaplah jujur, mengampuni, mengasihi sesama, dan hidup sesuai Firman. Ketaatan hari ini akan menjadi dasar berkat Tuhan pada waktunya.

Mazmur 31 mengingatkan kita bahwa Allah tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya. Karena itu, marilah kita tetap mengasihi Tuhan dalam segala keadaan, percaya penuh kepada kuasa-Nya yang sanggup menolong, dan hidup setia menurut Firman-Nya. Pada waktu-Nya yang sempurna, Tuhan akan menyatakan kebaikan, perlindungan, dan pertolongan-Nya kepada setiap orang yang berharap kepada-Nya. (LKH)