preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

JANGAN JADI ORANG BEBAL

23 May 2026

[2Sam. 18 & 19] [Yoh. 4:1-30] [Mzm. 119:73-80] [Ams. 18:1-8]

"Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya" (Amsal 18:2)

Dalam hidup ini seringkali kita bertemu orang yang bebal. Mereka bukanlah orang yang kekurangan informasi, tetapi orang yang menolak untuk belajar dan mengerti. Mereka cepat menyampaikan pendapat, membela diri, bahkan menghakimi, tapi enggan membuka hati untuk belajar atau memahami orang lain. Sikap ini mencerminkan kesombongan dan keengganan untuk bertumbuh secara rohani dan intelektual.

Tuhan tidak menghendaki kita menjadi orang bebal. Ia menginginkan kita menjadi pribadi yang bijak, yang mendengarkan lebih dulu sebelum berbicara, yang mencari hikmat dan kebenaran, bukan hanya pembenaran diri. Dalam relasi dengan sesama, kemampuan untuk mendengarkan dan memahami adalah bentuk kasih dan kerendahan hati.

Ketika kita selalu ingin suara kita didengar tanpa peduli pada kebenaran, kita sedang menutup pintu bagi pertumbuhan rohani. Tapi ketika kita bersedia belajar baik itu dari firman Tuhan, dari pengalaman, bahkan dari teguran, artinya kita sedang membuka diri untuk dibentuk oleh Tuhan.

Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang rendah hati, terbuka terhadap pengertian, dan mau belajar dari Tuhan serta sesama. Mendengarkan dengan hati yang terbuka jauh lebih berharga daripada sekadar berbicara tanpa pertimbangan. Dalam dunia yang penuh suara dan opini, mari kita menjadi orang yang mencari hikmat, bukan hanya ingin didengar saja, Amen. Tuhan Yesus Memberkati. (EN)