preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

TUHAN BERDAULAT

4 Sep 2026

[Kid. 4, 5 & 6] [1Kor. 9:1-27] [Mzm. 58] [Ams. 21:20-31]

"Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan Tuhan" (Amsal 21:31)

Kuda merupakan hewan andalan yang banyak dipakai dalam peperangan di masa lalu. Ia terpilih dari sekian banyak hewan karena memiliki  beberapa keunggulan yaitu kemampuan berlari dengan cepat, berat tubuh yang dapat mendobrak barisan musuh, kuat,  tinggi sehingga pengendara memiliki jangkauan pandang yang luas untuk melihat pergerakan musuh atau komando dari jenderal. Dengan keunggulan tersebut maka kuda sangat cocok digunakan sebagai alat berperang.

Untuk bisa digunakan dalam peperangan maka kuda juga harus dipersiapkan yaitu dilatih, dibiasakan mendengar suara gemuruh genderang, tiupan terompet, teriakan manusia, dentingan pedang, mencium bau darah, asap pembakaran, tidak takut melihat kibasan bendera panji maupun kilatan senjata tajam. Selain itu ia juga dilatih untuk patuh, menendang, menggigit, menginjak-injak musuh. Sebelum maju ke medan perang ia juga harus dipasangi perlengkapan khusus untuk melindungi kepala, leher dan dada dari lempengan besi, pelindung samping. Semua keunggulan dan persiapan itu dilakukan dengan satu tujuan yaitu meraih kemenangan.

Firman Tuhan pada hari ini mengingatkan bahwa persiapan sebaik apa pun yang kita lakukan, kedaulatan Tuhanlah yang akan menentukan menang atau kalah di dalam peperangan. Kita acapkali  lupa akan kedaulatan-Nya, kita berusaha sebaik mungkin dengan perhitungan secara logika pasti akan menang. Kita lalai untuk berserah kepada-Nya. Tuhan menyukai orang yang rajin, namun masa depan ada di tangan-Nya. Ia memproses setiap orang dengan tujuan semuanya untuk kebaikan. Janganlah mendikte Tuhan, karena pikiran dan pandangan manusia sangat terbatas, Ia tahu apa yang harus dilakukan terhadap anak-anakNya. Jika kita mau taat kepada-Nya dan proses yang mengikutinya  maka kemenangan akan diraih sesuai dengan cara dan waktu-Nya.

Bercermin kepada para tokoh iman seperti Abraham, Musa, Yusuf, mereka semua mengalami proses yang panjang dan tidak mudah. Abraham harus meninggalkan negerinya dan kemapanan hidup demi menuju ke negeri yang tidak dikenalnya karena disuruh Tuhan. Musa harus lari dari istana sebagai pangeran Mesir, bekerja kepada mertuanya, menghadapi Firaun dan memimpin bangsa yang tegar tengkuk, setelah melewati semua proses itu ia tidak diijinkan masuk ke Tanah Perjanjian. Yusuf dibenci oleh saudara-saudaranya, dijual sebagai budak, difitnah oleh istri majikannya, dilupakan jasanya oleh juru minuman, punya kesempatan untuk membalas kejahatan saudara-saudaranya namun ia memilih untuk mengampuni mereka. 

Para tokoh iman di atas memiliki jalan hidup yang berbeda, namun kesamaannya adalah ketaatan kepada Tuhan dan prosesNya sehingga dipakai menjadi alat kemuliaan Tuhan. Karena itu percayalah akan kedaulatan Tuhan, maka Ia akan membawa kita kepada rencana-Nya yang mulia. (AD)