preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

BIBIR YANG MENCERMINKAN YESUS

19 May 2026

[2Sam. 10 & 11] [Yoh. 1:29-51] [Mzm. 119:41-48] [Ams. 16:25-33]

"Bibir yang benar dikenan raja, dan orang yang berbicara jujur dikasihi-Nya" (Amsal 16:13) 

Di istana kuno, raja sering kali dikelilingi oleh para penjilat dan pembohong yang hanya berkata manis demi mengamankan posisi. Namun, penulis Amsal menegaskan bahwa yang sesungguhnya berkenan di hadapan Raja adalah bibir yang benar. Raja di sini menunjuk pada Allah, Sang Raja yang kudus. 

Karena Allah adalah Kebenaran, Ia mengasihi kejujuran. Kejujuran kita bukanlah sekadar strategi untuk naik jabatan, mencari keuntungan atau pencitraan, melainkan sebuah cerminan dari karakter Allah yang kita sembah.

Yesus Kristus adalah penggenapan dari kebenaran ini. Sepanjang hidup-Nya, Yesus menunjukkan kejujuran yang sempurna. Perkataan-Nya selalu selaras dengan perbuatan-Nya. Yesus tidak pernah berkompromi dengan dusta atau menggunakan kata-kata untuk memanipulasi keadaan. Penulis Amsal mengingatkan kita untuk memiliki keberanian yang sama dalam menghidupi bibir yang mencerminkan Yesus, yaitu tetap berkata benar meski dunia di sekitar kita sering kali menghalalkan kebohongan demi kenyamanan diri sendiri. 

Saat kita memilih untuk jujur, kita sebenarnya sedang menunjukkan kehadiran Allah melalui setiap tutur kata kita. Dan kita menjadi kesaksian bagaimana kita memiliki bibir yang mencerminkan Yesus, Amin. (GSS)