preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

BEKAL BAGI ANAK

11 Jun 2026

[2Raj. 10 & 11] [Yoh. 12:20-50] [Mzm. 127] [Ams. 23:19-28]

"Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang" (Mazmur 127:4-5)

Anak adalah tanggung jawab dari orang tua, baik dari segi pemenuhan kebutuhan materi, kasih sayang, pendidikan maupun kerohanian. Tugas ini tidak dapat dilimpahkan kepada siapa pun, baik gereja, sekolah atau keluarga yang lain. 

Dalam ayat firman Tuhan yang kita baca hari ini mengingatkan bahwa anak-anak yang lahir dalam keluarga muda, orang tua harus menyadari tanggung jawab dan perannya dalam mendidik anak. Dikatakan bahwa anak-anak itu seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, yang siap dibidikkan kepada targetnya. Jadi bagaimana mereka akan dibentuk, tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan orang tua.

Orang tua yang masih muda kadangkala masih dikuasai oleh egonya. Mereka masih bersikap seenaknya dan bisa jadi menyayangi anak dengan cara yang salah, misalnya melimpahi dengan materi, memberikan perlindungan yang terlalu berlebihan (over protective), kurang mendisiplin, atau mungkin juga kurang memberikan waktu. Peran ayah dan ibu tidak jelas. Semua ini bisa mempengaruhi perkembangan emosi dan karakter anak. 

Padahal anak pada usia yang masih belia akan menganggap orang tua mereka adalah pahlawan dan selalu benar sehingga perilaku mereka akan ditiru oleh anak. Ketika anak masih kecil, orang tua menabur benih pembentukan karakter. Setelah mereka dewasa maka orang tua akan menuai hasil taburan mereka yaitu anak menjadi baik atau sebaliknya.

Firman Tuhan pada ayat di atas mengingatkan agar orang tua membuat penuh tabung anak-anak panah mereka yaitu memenuhi kebutuhan mereka dengan baik dan memaksimalkan potensi yang Tuhan berikan. Orang tua bertugas untuk mengasah kemampuan anak, mendidik dengan kasih dan disiplin, memberitakan Injil, serta membentuk karakter Kristus. Anak panah ketika disiapkan untuk berperang atau berburu pasti akan melewati proses terlebih dahulu yaitu dipotong sesuai ukuran, dibersihkan dari kotoran, diasah dan dipanaskan ujungnya agar tajam, diluruskan supaya ketika dibidik akan tepat sasaran tidak melenceng.

Proses yang sama harus dijalani ketika mempersiapkan anak menjadi anak panah, sehingga kelak ketika dewasa mereka tidak mempermalukan orang tuanya. Itulah bekal yang penting bagi anak, memiliki karakter yang baik sehingga mampu bertanggungjawab ketika terjun ke dalam kehidupan bermasyarakat. Target dari sasaran panah orang tua bagi anak adalah memiliki karakter Ilahi. Sudahkah kita melakukannya? (AD)