preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

BAHAGIA MURID ALLAH

14 May 2026

[1Sam. 31 & 2Sam. 1] [Luk. 23:1-25] [Mzm. 119:1-8] [Ams. 15:16-22]

(Mazmur 119:1-8) 

Mazmur ini mengajarkan bahwa kehidupan yang melekat pada Firman Tuhan tidak hanya membawa kedekatan dengan Allah, tetapi juga menghasilkan hidup yang berhasil, penuh ucapan syukur, dan kokoh di tengah dunia yang terus berubah. 

Pemazmur menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati bukan berasal dari harta atau posisi, melainkan dari hati yang hidup dalam ketetapan Tuhan.

Pertama, Hidup Mengalami Keberhasilan dan Kesuksesan
“Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.” (Mazmur 119:1)

Kata Ibrani untuk “berbahagia” adalah ‘ashrei’ (אַשְׁרֵי), yang berarti hidup yang diberkati, maju, dan berjalan dalam keadaan baik. Ini bukan sekadar perasaan senang, tetapi kondisi hidup yang berada dalam perkenanan Allah. Pemazmur menegaskan bahwa keberhasilan sejati lahir ketika seseorang berjalan menurut jalan Tuhan.

Yosua 1:8 juga berkata bahwa orang yang merenungkan Firman siang dan malam akan “berhasil dan beruntung.” Dunia mengukur sukses dari pencapaian luar, tetapi Tuhan melihat kesetiaan hati. Ketika kita hidup dalam prinsip Firman, keputusan kita menjadi benar, karakter dibentuk, dan langkah hidup diarahkan Tuhan.

Kedua, Hidup Akan Bersyukur karena Kebaikan Allah
“Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan tulus hati…” (Mazmur 119:7)

Kata “bersyukur” memakai konsep hati yang lurus dan tulus di hadapan Tuhan. Orang yang mencintai Firman akan lebih mudah melihat kebaikan Allah daripada terus mengeluh atas keadaan. Firman membuka mata rohani untuk menyadari bahwa Tuhan tetap bekerja dalam segala musim kehidupan.

Dalam dunia yang penuh tekanan, banyak orang kehilangan sukacita karena terlalu fokus pada kekurangan. Namun saat kita belajar ketetapan Tuhan, hati kita dipenuhi rasa cukup dan ucapan syukur. 1 Tesalonika 5:18 berkata, “Mengucap syukurlah dalam segala hal.” Syukur adalah tanda hati yang dewasa dan percaya kepada pemeliharaan Allah.

Ketiga, Hidup Akan Kokoh di Dalam Dia
“Aku hendak berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu…” (Mazmur 119:8)

Kata penting dalam ayat ini adalah “shamar” yang berarti menjaga, memegang erat, dan melindungi dengan sungguh-sungguh. Orang yang memegang Firman Tuhan akan memiliki fondasi hidup yang kuat. Saat badai datang, ia tidak mudah goyah karena hidupnya dibangun di atas kebenaran Allah.

Yesus berkata dalam Matius 7:24 bahwa orang yang mendengar dan melakukan Firman seperti rumah yang dibangun di atas batu. Dunia terus berubah, tetapi Firman Tuhan tetap kekal. Ketika kita setia menjaga Firman dalam hati, hidup kita akan tetap teguh, tenang, dan penuh pengharapan.

Kiranya melalui Mazmur 119:1-8, kita semakin mencintai Firman Tuhan. Sebab Firman bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dihidupi. Di dalamnya ada keberhasilan, ucapan syukur, dan kekuatan yang membuat hidup kita tetap kokoh sampai akhir. (LKH)