Back   
MENJADI BERKAT ATAU BEBAN DI ERA DIGITAL
(Amsal 10:26-32)
Kita hidup di tengah banjir informasi. Setiap kata-kata kita—entah di kantor, di grup WA, atau di medsos—di”ucap”kan dan didengar/dilihat dalam sekejap. Pertanyaannya: apakah kita sedang menjadi berkat, atau justru menjadi "beban" bagi orang-orang di sekitar kita?
Amsal 10:26-32 mengingatkan kita pada tiga gambaran nyata yang sangat relevan:
Pertama, ayat 26 berbicara tentang orang pemalas (ʿāṣēl). Dalam bahasa Ibrani, ini bukan sekadar suka rebahan. Ini adalah pribadi yang menjadi batu sandungan: di kantor,
dia suka menunda pekerjaan dan melempar tanggung jawab; di medsos, dia asal share berita tanpa verifikasi. Efeknya? Seperti cuka yang bikin gigi ngilu dan asap yang bikin mata perih. Pertanyaan refleksi apakah kita menjadi sumber "sakit kepala" bagi atasan atau orang-orang di sekeliling kita? Ini bukan soal disiplin, ini soal integritas karena
kita adalah utusan Kristus.
Kedua, ayat 31 mengajak kita memiliki hikmat (ḥokhmah). Hikmat di sini bukan soal otak encer, melainkan kemampuan praktis untuk berhenti sejenak sebelum bereaksi. Di era yang penuh provokasi dan gosip, orang berhikmat berani menahan jempolnya.
Sebelum menggerakkan jempolnya, Ia bertanya lebih dulu: "Apakah ini benar? Apakah ini membangun?" Ia tidak gampang terpancing isu, tapi selalu berusaha menjadi penyejuk di
tengah panasnya perdebatan maya.
Ketiga, puncaknya di ayat 32: mulut orang benar tahu apa yang berkenan (ratzon)—kata-kata yang membawa semangat, penghiburan, dan kedamaian. Bukan basa-basi
palsu, tapi seperti air dipadang gurun yang menyejukkan jiwa. Di dunia maya yang penuh sarkasme, jadilah orang yang kata-katanya seperti salep bagi luka hati orang lain.
Mulai hari ini, jadikan setiap ketikan jari kita dan setiap gerak tangan kita sebagai kesaksian bahwa kita adalah utusan Kerajaan yang bisa diandalkan. Dunia butuh orang
Kristen yang tidak hanya pandai bicara, tapi juga bisa dipegang janjinya. Saatnya kita
bangkit dan menjadi terang yang berbeda! Amen. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua! (JPT)