preloader
  Back   

TERPIKAT OLEH JERAT

"Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap daripadanya" (Hakim-hakim 16:19)

Simson jatuh cinta kepada Delila dan ini adalah awal dari kejatuhan sang nazir Allah. Selama hidupnya Simson telah memenangkan pertikaian dengan orang Filistin karena untuk itulah ia diutus oleh Tuhan. Hal ini menyebabkan kebencian orang Filistin terhadap Simson demikian besar sehingga berikhtiar untuk menangkapnya.  Ketika mendengar bahwa Simson mempunyai hubungan khusus dengan Delila, maka raja-raja Filistin menawarkan sejumlah uang kepada Delila agar membocorkan rahasia kekuatan Simson.

Delila pun melancarkan aksinya dan mulai merayu Simson agar menceritakan rahasia kekuatannya. Tiga kali upayanya gagal untuk melucuti Simson karena Simson masih tetap pada pendiriannya untuk tidak membocorkannya. Namun setelah Delila merengek berhari-hari dan terus mendesaknya serta berkata bahwa ia mencintai Simson, maka luluhlah pertahanan Simon. Ia menceritakan rahasia kekuatannya yang seharusnya dijaganya, ia jatuh ke dalam jerat Delila dan Tuhanpun meninggalkan dia.

Jerat dosa selalu mengintai perjalanan anak-anak Tuhan. Iblis tidak akan tinggal diam, ia menanti-nantikan kejatuhan orang percaya. Jerat dosa tampaknya manis di depan, seperti buah pengetahuan baik dan jahat yang tampak menarik namun semua itu hanya bujuk rayu saja. Saat kita masuk ke dalam perangkapnya maka maut telah menyengat. Simson telah melanggar perjanjiannya dengan Tuhan, ia lebih memilih tunduk terhadap rengekan orang yang dicintainya tanpa tahu bahwa sang kekasih telah bersekongkol dengan musuh untuk menghabisinya.

Tawaran dunia memang dapat membutakan mata rohani jika tidak memilki hati yang teguh kepada Tuhan. Mereka akan merengek seolah-olah mengasihi kita dengan tulus. Berselingkuh dengan seseorang yang seakan-akan membutuhkan kita, menggelapkan uang perusahaan untuk hal yang tampaknya urgent, menyalahgunakan kekuasaan untuk menekan orang yang tidak mau menuruti keinginan kita adalah perwujudan Delila di dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita tidak tahan maka kita akan membiarkan iman kita menjadi luntur dengan membuahi keinginan daging yang membawa kepada kebinasaan. 

Peganglah perjanjian dengan Tuhan sampai akhir, jangan terpikat oleh jerat Iblis yang membinasakan. Jika Tuhan di pihak kita tiada satu pun yang sanggup menghalangi rencana-Nya. (AD)

Share