preloader
  Back   

SETIA-MU, SYUKURKU

"Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Allahku..." (Mazmur 71:22)

Bayangkan Anda baru saja melewati hari yang sangat melelahkan. Tugas menumpuk, jalanan macet, keuangan sulit, dan kepala rasanya penuh. Namun, saat melangkah masuk ke rumah, Anda mendengar suara merdu dan lembut music dari Spotify yang sedang diputar anak Anda. Seketika itu, semua ketegangan yang ada, digantikan oleh rasa damai. 

Musik memiliki kekuatan luar biasa untuk mengubah suasana hati kita.
Hal inilah yang dilakukan pemazmur dalam Mazmur 71:22. Ia berkata, "Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Allahku...".

Di tengah riuhnya masalah, di tengah kepenatan yang sedang dihadapi, pemazmur memilih mengambil gambus dan kecapi untuk bersyukur atas kesetiaan Tuhan. Ia tahu bahwa masalah bisa datang dan pergi, tetapi karakter Allah yang setia, selalu menopangnya dan tidak akan pernah berubah.

Hari ini, saat hidup terasa tidak baik-baik saja, mari ambil waktu untuk tenang sejenak, ingat kesetiaan-Nya. Dan jadikan hati Anda seperti musik yang mendendangkan lagu syukur. Ingat kembali kebaikan-Nya, maka damai sejati akan kembali memenuhi jiwa Anda, Amin! (GS)

Share