Back   
DIPANGGIL, DIKUATKAN, DAN DISERTAI TUHAN
"Mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN" (Yeremia 1:19)
Yeremia dipanggil Tuhan untuk menjadi nabi pada masa yang tidak mudah. Ia harus menyampaikan Firman Tuhan kepada bangsa yang keras hati. Itu bukanlah tugas yang mudah. Yeremia bahkan merasa dirinya masih muda dan tidak pandai berbicara.
Namun, ketika Tuhan memanggil seseorang, Tuhan tidak hanya memberikan tugas, namun Tuhan juga menyertai-Nya. Yeremia tidak berjalan sendirian. Tuhan mengetahui tantangan yang akan dihadapinya, bahkan sebelum Yeremia mengalaminya. Karena itu, Tuhan memberikan janji-NYA: “Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau.”
Janji ini juga menjadi kekuatan bagi kita ketika menjalani kehidupan.
PERTAMA, Tuhan menyertai kita ketika kita merasa tidak mampu.
Seperti Yeremia, yang merasa dirinya tidak mampu menjalankan panggilan Tuhan (Yeremia 1:6), perasaan tidak mampu itulah yang sering menjadi alasan kita untuk mundur. Tuhan memanggil Yeremia bukan karena ia mampu atau sempurna. Sebab nanti Tuhan sendiri yang akan memperlengkapinya. Untuk itu jangan hanya melihat keterbatasan diri. Lihatlah Tuhan yang memanggil, menguatkan, dan menyertai (Yer 1:7-8).
KEDUA, Penyertaan Tuhan bukan berarti tidak ada perlawanan.
Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa perjalanan Yeremia akan bebas dari masalah. Justru Tuhan memberitahukan bahwa akan ada orang-orang yang melawannya (Yer 1:18).
Penyertaan Tuhan bukan berarti kita tidak akan menghadapi penolakan, kesulitan, atau pergumulan. Penyertaan Tuhan berarti kita tidak menghadapi semuanya itu seorang diri. Justru di tengah masalah, penyertaan Tuhan menjadi semakin nyata.
KETIGA, Penyertaan Tuhan memberikan jaminan kemenangan dan pertolongan.
Perhatikan perkataan Tuhan di Yer 1:19 “Mereka akan memerangi engkau.” Tuhan tidak menyembunyikan kenyataan yang ada bahwa akan ada peperangan. Tetapi yang Tuhan berikan ialah janji yang lebih besar yaitu “tidak akan mengalahkan engkau.”
Ada masa ketika kita merasa sedang menghadapi banyak tekanan atau masalah apapun, jangan lupa bahwa Tuhan tetap menyertai. Bagi orang yang percaya, penyertaan Tuhan bukan sekadar kata-kata penghiburan, penyertaan Tuhan adalah dasar untuk tetap berdiri ketika keadaan mengguncang.
Budayakan Membaca, Merenungkan dan Melakukan Firman Tuhan setiap hari (Yosua 1:8). (DYTM)