preloader
  Back   

TERTIDUR ROHANI DI AKHIR ZAMAN

“Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia kan  menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak manusia" (Lukas 21:34-36)

      Apa itu tertidur rohani? Suatu kondisi ketika seseorang masih hidup secara fisik, beraktifitas secara normal, tetapi sesungguhnya mati rasa secara rohani, sehingga tidak punya kepekaan rohani lagi, mudah disesatkan oleh keadaan dan tipuan iblis.

      Saat ini kondisi dunia tidak baik-baik saja; ancaman besar bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Dan yang sering di khawatirkan banyak orang adalah terjadinya perang dunia ke tiga. Mengingat kondisi geopolitik dunia  saat ini berbahaya, tidak stabil oleh karena adanya perang Iran vs Israel dan Amerika yang berkepanjangan. Hal ini memberi dampak global terhadap kestabilan ekonomi dan keamanan negara-negara di dunia, termasuk di Indonesia, yang mengalami tekanan baik secara ekonomi maupun politik.

     Ancaman phk pekerja pabrik, di mana pabrik mengalami  kelesuan ekonomi. Pekekonomian yang cenderung kearah penurunan akan berdampak pada sulitnya mendapatkan lapangan kerja. Nilai mata uang dollar yang merangkak naik, harga saham yang bergejolak cenderung turun dll, belum lagi di tambah berita-berita bencara alam dan kecelakaan kereta yang baru-baru ini terjadi di Bekasi yang menelan korban 14 jiwa yang kebanyakan kaum wanita pekerja.

       Tentu hal-hal  tersebut di atas membawa kekhawatiran, ketakutan dan kecemasan bagi kebanyakan orang. Bahkan tidak sedikit dialami juga oleh orang-orang  yang percaya. Namun, sesungguhnya ada kecemasan dan kekhawatiran yang lebih berbahaya dari ancaman fisik yang di sebutkan di permulaan tulisan ini yang di alamai orang –orang kristen, yaitu  “tidur rohani“ di akhir zaman. Bukan mati tetapi tertidur, orang kristen yang masih rajin ke gereja , tapi hatinya jauh , masih menjadi orang percaya tetapi hidupnya tidak berjaga-jaga.

     Apa penyebab  tertidur rohani ini, ada tiga penyebab yg Injil Lukas pasal 21:34-36 sebutkan, yaitu: 

      Pertama, Kehidupan yang Hedonisme.
Orang yang hidup hedonisme hanya mengejar kenyaman, kesenangan dan keduniawian. Masalahnya orang yang demikian itu  bukan punya sesuatu tetapi sudah di kuasai oleh sesuatu dalam hidupnya,  yang menjerat dia sehingga tanpa sadar selama bertahun-tahun dalam kondisi yang demikian tanpa sadar .    
      Kedua, Kehidupan dalam Kemabukan.
Mabuk di sini tdk selalu  minuman  alkohol dosis tinggi, tetapi bisa juga arti lainnya  yang  kurang bagus,  seperti mabuk hiburan, mabuk kesibukan, mabuk media sosial dll . Yang pada akhirnya akan membuat seseorang itu pikirannya penuh dunia tetapi hatinya kosong Tuhan. Akibatnya, orang itu tidak lagi memiliki sensivitas kerohanian , dan kecerdasan  hati dan pikiran  dalam menilai tanda-tanda zaman di akhir masanya. 

      Ketiga, Kekuatiran Dunia.
Selalu ada dua kelompok di real market place, yaitu orang-orang yang tenggelam, yang mendewakan kesenangan dunia. Dan orang yang lain tenggelam dalam kecemasan, kekuatiran, keduanya berakibat membuat hati sudah tidak mau berjaga-jaga. 

       Oleh karena itu Tuhan Yesus memperinggatkan agar kita bangun dan berjaga jaga. Kita harus sadar diri, evaluasi hati dan tidak hidup secara autopilot, serta berdoa senantiasa. Bukan hanya waktu kita butuh pertolongan saja, namun setiap hari; ada kebutuhan atau pun tidak ada kebutuhan tetap berjaga dan berdoa.
 
      Kita perlu membangun kerohanian, agar tidak padam oleh kenyamanan duniawi. Akhir zaman bukan waktu untuk santai, tetapi waktu untuk sadar dan mengerjakan keselamatan yang sudah Tuhan karuniakan kepada kita.
Lebih baik lelah berjaga-jaga daripada hancur karena tertidur .
Orang yang tertidur rohani di akhir zaman tidak akan siap saat Tuhan bertindak. Tuhan memberkati kita (B.E)

Share