preloader
  Back   

HIDUP BERBAHAGIA

Hidup berbahagia itu dambaan setiap umat manusia di atas bumi, demikian juga kita sebagai umat pilihan-Nya. Lewat Mazmur 1 ayat 1-3 pemazmur memberikan nasihat kepada kita.

Pertama, pemazmur menasihati kita supaya kita tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh (Mzm. 1:1).

Jika itu kita lakukan, di mana kita hidup di komunitas mereka, maka dapat dipastikan lambat tapi pasti, kita akan terkontaminasi dengan Penazmur   mereka. Ingat pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Kedua, pemazmur menjanjikan hidup berbahagia dengan syarat memiliki kesukaan terhadap Taurat Tuhan (Mzm. 1:2-3). 

Taurat Tuhan adalah hati dan pikiran Allah sendiri. Jika Taurat Tuhan yaitu firman-Nya direnungkan siang dan malam, maka hidup kita digambarkan seperti pohon yang tertanam ditepi aliran air, sehingga pohon itu tetap berdiri kokoh, segar dan yang menghasilkan buah pada musimnya dan tidak layu daunnya. Apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Aliran air itu melambangkan air kehidupan yang bersumber dari Tuhan sendiri yaitu firman-Nya, sehingga ketika akar kita yaitu iman kita mengakar kuat dan menyerap nutrisi-nutrisi Illahi yang ada di aliran air kehidupan itu maka hati kita tetap kuat dan dipenuhi kebahagiaan.

Kita dimampukan untuk berbuah lewat perbuatan baik setiap saat dibutuhkan, walaupun situasi dan kondisi kita tidak memungkinkan. 
Daunnya tidak layu yang menggambarkan walaupun hidup kita tidak pernah sepi dari permasalahan tetapi kita tetap hidup dalam damai sejahtera, karena hati  kita terus-menerus  disuplai oleh nutrisi-nutrisi Illahi setiap saat.
Ketika dihidupi oleh air kehidupan yaitu kuasa firman-Nya, maka kita sedang dengan taat dan setia membangun keintiman bersama Tuhan serta melakukan kehendak-Nya. Hasilnya, Ia menjanjikan apa saja yang kita perbuat pasti akan berhasil, AMIN. Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita senantiasa. (SS)

Share