Back   
MAMPU SEBAB ROH KUDUS DIDALAMKU
"Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku" (Roma 7:21)
Setelah kita bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kita dituntut untuk terus berusaha hidup kudus dan benar sesuai dengan standar Kristus (1 Petrus 1:15-16; Roma 12:1-2; Efesus 1:4).
Meskipun kita memiliki keinginan yang besar untuk hidup benar, hal itu tidak secara otomatis menghapus kecenderungan dosa yang ada dalam diri kita. Paulus menjelaskan kenyataan tersebut bahwa bahkan setelah ia bertobat dan menjadi rasul, ada tarik-menarik yang kuat di dalam dirinya.
Ada gaya tarik antara kecenderungan untuk berbuat dosa dan keinginannya untuk hidup benar. Sifat dosa selalu berusaha menarik kita jauh dari standar Allah, dan kita tidak akan mampu mengalahkannya jika kita hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri.
Jadi ketika kita menyadari betapa kuatnya kecenderungan dosa dalam diri kita, jangan pernah sok kuat dan berhentilah mengandalkan diri sendiri. Kita membutuhkan Anugerah Allah, Belas Kasih dan Pengampunan dari Allah setiap hari. Seperti yang dijelaskan di pasal berikutnya (Roma 8), solusinya ialah bahwa kita membutuhkan kuasa Roh Kudus. Sebab kuasa Roh Kuduslah yang akan memampukan kita untuk mengalahkan "gravitasi" dosa yang terus menarik kita ke bawah.
Selalu waspada, jangan buka celah terhadap dosa sekecil apa pun baik dalam hati, pikiran, perkataan, sikap dan perbuatan. Jika ada kelemahan terhadap dosa dalam diri kita, bawalah kelemahan itu di hadapan Tuhan Yesus Kristus dan ijinkan kuasa Roh Kudus memimpin langkah kita hari demi hari.
Budayakan Membaca, Merenungkan dan Melakukan Firman Tuhan setiap hari [Yosua 1:8]. (DYTM)