preloader
  Back   

SEKALI YESUS, SELAMANYA YESUS

"Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya, sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit lagi yang seperti dia"
(2 Raja-Raja 23:25)


Sekilas tentang Raja Yosia. Arti nama Yosia adalah Tuhan menopang atau Allah mendukung. Raja Yosia adalah salah satu raja terbaik yang pernah dimiliki Israel dan Yehuda. Seperti Raja Daud dan juga Raja Hizkia, Raja Yosia juga takut akan Tuhan dan melakukan apa yang benar di mata Tuhan. Raja Yosia dikenal karena reformasi  agama besar-besaran yang dilakukannya. Reformasi ini bertujuan untuk mengembalikan bangsa Yehuda kepada penyembahan yang benar kepada Tuhan, setelah mereka menyimpang dan menyembah berhala.

Reformasi Raja Yosia meliputi beberapa hal seperti pembersihan dan perbaikan Bait Suci, penghancuran tempat penyembahan berhala, ditemukannya kitab Taurat Tuhan, diadakannya kembali perayaan Paskah, dan pemusatan peribadatan di Bait Suci di Yerusalem.

Alkitab mencatat bahwa sebelum Raja Yosia, tidak ada satu pun raja yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya (totalitas). Meskipun Raja Yosia sudah totalitas dengan Allah, namun murka Allah tetap menyala-nyala terhadap Yehuda, akibat segala kejahatan Raja Manasye.

Sebagai manusia, kita memang memiliki banyak keterbatasan. Banyak rencana Tuhan dalam hidup ini yang tidak bisa kita pahami. Seperti Raja Yosia, meskipun dia sudah totalitas dengan Tuhan, namun Tuhan tetap tidak mengalihkan murkanya atas Yehuda. Meskipun begitu, Raja Yosia tetap memutuskan dan memilih untuk taat dengan sepenuh hati, jiwa dan kekuatannya. Dan dengan kekuasaan yang ada ditangannya sebagai seorang Raja, dia mengajak seluruh rakyatnya untuk juga melakukan hal yang sama.

Kiranya kita pun juga berlaku demikian. Meskipun kita tidak dapat memahami seluruh rencana Tuhan dalam hidup kita, tetaplah taat dan setia kepada Tuhan. Sekali Yesus, selamanya Yesus.

Budayakan Membaca, Merenungkan dan Melakukan Firman Tuhan setiap hari [Yosua 1:8]. (DYTM)

Share