Back   
DI BALIK DIAMNYA TUHAN
"Berapa lama lagi, TUHAN, Kaulupakan aku terus-menerus? Berapa lama lagi Kausembunyikan wajah-Mu terhadap aku?" (Mazmur 12:1)
Pernahkah Anda mengirim pesan penting kepada seseorang baik lewat email maupun whatapp, namun hanya mendapatkan status "terbaca" tanpa balasan selama berhari-hari? Rasanya pasti sesak, bingung, dan diabaikan. Pengalaman inilah yang dirasakan Daud saat berseru, "Berapa lama lagi, Tuhan, Engkau melupakan aku terus-menerus?"
Ketika Tuhan terasa diam dalam pergumulan kita, ingatlah dua hal ini:
Diam-Nya bukan berarti absen. Tuhan sering kali menggunakan diamnya untuk menguji kapasitas iman kita. Bagaimana kita tetap percaya walau sepertinya apa yang kita mohonkan belum terjawab.
Proses pembentukan karakter kita. Saat kita menunggu jawaban yang tidak kian datang, Tuhan tidak sedang mengabaikan kita, melainkan Ia sedang mempersiapkan sesuatu yang terbaik bagi kita menurut pandangan-Nya.
Oleh karena itu jangan berhenti berdoa hanya karena kita belum melihat jawaban. Percayalah, saat Tuhan terasa diam, saat tidak ada jawaban, saat seakan-akan Tuhan tidak menolong, tangan-Nya yang tak terlihat sedang bekerja memberikan rancangan terbaik bagi hidup ktia, Amin. (GSS)