Bacaan Tanggal
06 Oct 2026


Doa mohon Israel dipulihkan
Mazmur 85:1-14

85:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur bani Korah.

85:2 Engkau telah berkenan kepada tanah-Mu, ya Tuhan, telah memulihkan keadaan Yakub.

85:3 Engkau telah mengampuni kesalahan umat-Mu, telah menutupi segala dosa mereka.
Sela

85:4 Engkau telah menyurutkan segala gemas-Mu, telah meredakan murka-Mu yang menyala-nyala.

85:5 Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami, dan tiadakanlah sakit hati-Mu kepada kami.

85:6 Untuk selamanyakah Engkau murka atas kami dan melanjutkan murka-Mu turun-temurun?

85:7 Apakah Engkau tidak mau menghidupkan kami kembali, sehingga umat-Mu bersukacita karena Engkau?

85:8 Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu!

85:9 Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, Tuhan. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?

85:10 Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita.

85:11 Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.

85:12 Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.

85:13 Bahkan Tuhan akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.

85:14 Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.



Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
Kabar selamat kepada Sion
Yesaya 61:1-11

61:1 Roh Tuhan Allah ada padaku, oleh karena Tuhan telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,

61:2 untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung,

61:3 untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka ”pohon tarbantin kebenaran”, ”tanaman Tuhan” untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

61:4 Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi.

61:5 Orang-orang luar akan melayani kamu sebagai gembala kambing dombamu, dan orang-orang asing akan bekerja bagimu sebagai petani dan tukang kebun anggurmu.

61:6 Tetapi kamu akan disebut imam Tuhan dan akan dinamai pelayan Allah kita. Kamu akan menikmati kekayaan bangsa-bangsa dan akan memegahkan diri dengan segala harta benda mereka.

61:7 Sebagai ganti bahwa kamu mendapat malu dua kali lipat, dan sebagai ganti noda dan ludah yang menjadi bagianmu, kamu akan mendapat warisan dua kali lipat di negerimu dan sukacita abadi akan menjadi kepunyaanmu.

61:8 Sebab Aku, Tuhan, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan;Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu.

61:9 Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati Tuhan.

61:10 Aku bersukaria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

61:11 Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan Allah akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.


Keselamatan Sion akan datang dengan segera
Yesaya 62:1-12

62:1 Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.

62:2 Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh Tuhan sendiri.

62:3 Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan Tuhan dan serban kerajaan di tangan Allahmu.

62:4 Engkau tidak akan disebut lagi ”yang ditinggalkan suami”, dan negerimu tidak akan disebut lagi ”yang sunyi”, tetapi engkau akan dinamai ”yang berkenan kepada-Ku” dan negerimu ”yang bersuami”, sebab Tuhan telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami.

62:5 Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

62:6 Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan Tuhan kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang

62:7 dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi.

62:8 Tuhan telah bersumpah demi tangan kanan-Nya, demi tangan kekuatan-Nya: ”Sesungguhnya, Aku tidak akan memberi gandummu lagi sebagai makanan kepada musuhmu, dan sesungguhnya, orang-orang asing tidak akan meminum air anggurmu yang telah kauhasilkan dengan bersusah-susah;

62:9 tetapi orang yang menuainya akan memakannya juga dan akan memuji-muji Tuhan, dan orang yang mengumpulkannya akan meminumnya juga di pelataran-pelataran tempat kudus-Ku.”

62:10 Berjalanlah, berjalanlah melalui pintu-pintu gerbang, persiapkanlah jalan bagi umat, bukalah, bukalah jalan raya,
singkirkanlah batu-batu, tegakkanlah panji-panji untuk bangsa-bangsa!

62:11 Sebab inilah yang telah diperdengarkan Tuhan sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.

62:12 Orang akan menyebutkan mereka ”bangsa kudus”, ”orang-orang tebusan Tuhan”, dan engkau akan disebutkan ”yang dicari”, ”kota yang tidak ditinggalkan”.



Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
Kesatuan jemaat dan karunia yang berbeda-beda
Efesus 4:1-16

4:1 Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.

4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

4:3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:

4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,

4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

4:6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

4:7 Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.

4:8 Itulah sebabnya kata nas: ”Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”

4:9 Bukankah ”Ia telah naik” berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?

4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, – yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota – menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.


Manusia baru
Efesus 4:17-32

4:17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia

4:18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.

4:19 Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.

4:20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.

4:21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,

4:22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,

4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,

4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

4:26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

4:27 dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

4:28 Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.

4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.

4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.



Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
Faedah dari pada menuntut hikmat
Amsal 2:1-9

2:1 Hai anakku, jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu,

2:2 sehingga telingamu memperhatikan hikmat, dan engkau mencenderungkan hatimu kepada kepandaian,

2:3 ya, jikalau engkau berseru kepada pengertian, dan menujukan suaramu kepada kepandaian,

2:4 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,

2:5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan Tuhan dan mendapat pengenalan akan Allah.

2:6 Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.

2:7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,

2:8 sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia.

2:9 Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik.



Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
PENGUASAAN DIRI

[Yes. 61 & 62] [Ef. 4:1-32] [Mzm. 85] [Ams. 2:1-9]

"Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu" (Efesus 4:31-32)

Surat yang ditulis oleh rasul Paulus kepada jemaat di Efesus ini bertujuan untuk mengingatkan mereka akan bahaya perpecahan yang dapat terjadi karena berbagai macam orang dengan karakternya masing-masing ada di dalamnya. Rasul Paulus mengajarkan agar mereka yang sudah mengenal Kristus dan pengajaran-Nya dapat mengubah karakter dan perilaku mereka menjadi lebih baik.  

Bagaimana seseorang dapat berubah? Apakah dengan tidak berbuat apa-apa dapat terjadi perubahan? Terkait dengan ayat di atas maka kuncinya adalah dengan menguasai diri agar tidak lagi melakukan perbuatan yang jahat.

Hati yang dipenuhi dengan kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah serta hal-hal yang jahat akan membawa dampak terhadap perilaku maupun perkataan seseorang. Luka hati yang belum sembuh akan nampak dari perbuatan dan perkataan. Kondisi ini mempengaruhi interaksi dengan orang lain. Mereka akan dijauhi, tidak disukai dan dapat memancing pertengkaran. Dengan demikian mereka tidak dapat menjadi saksi Kristus, membuat orang yang belum kenal Dia tidak tertarik untuk mengenal-Nya.  

Rasul Paulus mengingatkan agar menjadi orang yang ramah, penuh kasih mesra dan saling mengampuni. Tentunya hal ini bukan hanya tampak dari tampilan luar saja atau "lip service", namun dengan ketulusan hati melakukannya. Hal itu dapat terjadi jika kita benar-benar menyadari akan kondisi hati kita. Kita yang pernah terluka dan disakiti, mau membereskannya di hadapan Tuhan. Pengorbanan-Nya di kayu salib telah menyembuhkan luka dan dosa kita. Ia yang telah dihancurkan sedemikian rupa oleh orang-orang yang dikasihi-Nya, mengampuni mereka dengan tulus. Kasih yang besar inilah yang harus kita beritakan kepada orang-orang yang belum mengenal Yesus. Kesembuhan luka hati oleh pengampunan Kristus, harus kita nyatakan melalui kehidupan setiap hari lewat kata dan perbuatan, walaupun menghadapi situasi yang sulit dalam berinteraksi dengan sesama.  

Penguasaan diri sangat dibutuhkan untuk menjadi saksi Kristus oleh pertolongan Roh Kudus, bukan kekuatan diri sendiri. Dengan penguasaan diri maka kita akan berubah dan hal ini tentunya melewati proses. Kerendahan hati untuk mau berubah dan dibentuk oleh firmanNya akan membawa kita kepada rencanaNya yang mulia.  

Perubahan membutuhkan pengorbanan, pengorbanan akan diperhitungkan oleh Tuhan. Mengenal Kristus dan mengalami pembaharuan akal budi menjadikan kita manusia baru. Kuasailah diri dan jadilah terang Kristus. (AD)