Mazmur 89:27-53
89:27 Dia pun akan berseru kepada-Ku: ’Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.’
89:28 Aku pun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.
89:29 Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.
89:30 Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.
89:31 Jika anak-anaknya meninggalkan Taurat-Ku dan mereka tidak hidup menurut hukum-Ku,
89:32 jika ketetapan-Ku mereka langgar dan tidak berpegang pada perintah-perintah-Ku,
89:33 maka Aku akan membalas pelanggaran mereka dengan gada, dan kesalahan mereka dengan pukulan-pukulan.
89:34 Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kujauhkan dari padanya dan Aku tidak akan berlaku curang dalam hal kesetiaan-Ku.
89:35 Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.
89:36 Sekali Aku bersumpah demi kekudusan-Ku, tentulah Aku tidak akan berbohong kepada Daud:
89:37 Anak cucunya akan ada untuk selama-lamanya, dan takhtanya seperti matahari di depan mata-Ku,
89:38 seperti bulan yang ada selama-lamanya, suatu saksi yang setia di awan-awan.”
89:39 Tetapi Engkau sendiri menolak dan membuang, menjadi gemas kepada orang yang Kauurapi,
89:40 membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu, menajiskan mahkotanya laksana debu,
89:41 melanda segala temboknya, membuat kubu-kubunya menjadi reruntuhan.
89:42 Semua orang yang lewat di jalan merampoknya, dan ia menjadi cela bagi tetangganya.
89:43 Engkau telah meninggikan tangan kanan para lawannya, telah membuat semua musuhnya bersukacita.
89:44 Juga Kaubalikkan mata pedangnya, dan tidak membuat dia dapat bertahan dalam peperangan.
89:45 Engkau menghentikan kegemilangannya, dan takhtanya Kaucampakkan ke bumi.
89:46 Kaupendekkan masa mudanya, Kauselubungi dia dengan malu.
Sela
89:47 Berapa lama lagi, ya Tuhan, Engkau bersembunyi terus-menerus, berkobar-kobar murka-Mu laksana api?
89:48 Ingatlah apa umur hidup itu, betapa sia-sia Kauciptakan semua anak manusia!
89:49 Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati?
Sela
89:50 Di manakah kasih setia-Mu yang mula-mula, ya Tuhan, yang telah Kaujanjikan dengan sumpah kepada Daud demi kesetiaan-Mu?
89:51 Ingatlah cela hamba-Mu, ya Tuhan, bahwa dalam dadaku aku menanggung penghinaan segala bangsa,
89:52 yang dilontarkan oleh musuh-musuh-Mu, ya Tuhan, yang dilontarkan mencela jejak langkah orang yang Kauurapi.
89:53 Terpujilah Tuhan untuk selama-lamanya! Amin, ya amin.
Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
Pembagian tanah Kanaan
Yosua 14:1-5
14:1 Inilah semuanya yang diterima oleh orang Israel sebagai milik pusaka di tanah Kanaan, yang telah dibagikan kepada orang Israel oleh imam Eleazar, dan Yosua bin Nun dan para kepala kaum keluarga dari suku-suku mereka,
14:2 dengan mengundi milik pusaka itu, seperti yang diperintahkan Tuhan dengan perantaraan Musa mengenai suku-suku yang sembilan setengah itu.
14:3 Sebab kepada suku-suku yang dua setengah lagi telah diberikan Musa milik pusaka di seberang sungai Yordan, tetapi kepada orang Lewi tidak diberikannya milik pusaka di tengah-tengah mereka.
14:4 Sebab bani Yusuf merupakan dua suku, Manasye dan Efraim. Maka kepada orang Lewi tidak diberikan bagiannya di negeri itu, selain dari kota-kota untuk didiami, dengan tanah penggembalaannya untuk ternak dan hewan mereka.
14:5 Seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa, demikianlah diperbuat oleh orang Israel dan dibagi-bagi merekalah negeri itu.
Kaleb mendapat Hebron
Yosua 14:6-15
14:6 Bani Yehuda datang menghadap Yosua di Gilgal. Pada waktu itu berkatalah Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, kepadanya: ”Engkau tahu firman yang diucapkan Tuhan kepada Musa, abdi Allah itu, tentang aku dan tentang engkau di Kadesh-Barnea.
14:7 Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba Tuhan itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya.
14:8 Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti Tuhan, Allahku, dengan sepenuh hati.
14:9 Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti Tuhan, Allahku, dengan sepenuh hati.
14: 10Jadi sekarang, sesungguhnya Tuhan telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan Tuhan firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini;
14:11 Pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.
14:12 Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan Tuhan pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin Tuhan menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan Tuhan.”
14:13 Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya.
14:14 Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti Tuhan, Allah Israel, dengan sepenuh hati.
14:15 Nama Hebron dahulu ialah Kiryat-Arba; Arba ialah orang yang paling besar di antara orang Enak. Dan amanlah negeri itu, berhenti berperang.
Batas-batas daerah Yehuda
Yosua 15:1-12
15:1 Bagian yang diundikan kepada suku bani Yehuda menurut kaum-kaum mereka adalah sampai ke batas tanah Edom, sampai ke padang gurun Zin ke selatan, di ujung selatan.
15:2 Batas selatan bagi mereka mulai dari ujung Laut Asin, dari teluk yang menghadap ke selatan;
15:3 lalu keluar pada sebelah selatan pendakian Akrabim, terus ke Zin, naik ke sebelah selatan Kadesh-Barnea, terus ke Hezron, naik ke Adar, membelok ke Karka,
15:4 terus ke Azmon dan keluar pada sungai tanah Mesir, sehingga batas itu berakhir ke laut. Itulah bagi kamu batas selatan.
15:5 Batas timur ialah Laut Asin sampai ke muara sungai Yordan. Batas pada sisi utara mulai dari teluk di muara sungai Yordan itu:
15:6 batas itu naik ke Bet-Hogla, melalui sebelah utara Bet-Araba, kemudian batas itu naik ke batu Bohan bin Ruben;
15:7 lalu dari lembah Akhor batas itu naik ke Debir, dan menuju ke utara ke Gilgal di seberang pendakian Adumim, yang di sebelah selatan sungai. Kemudian batas itu terus ke mata air En-Semes dan keluar ke En-Rogel.
15:8 Kemudian batas itu naik ke lembah Ben-Hinom, di sebelah selatan sepanjang lereng gunung Yebus, itulah Yerusalem; kemudian batas itu naik ke puncak gunung yang di seberang lembah Hinom, di sebelah barat, di ujung utara lembah orang Refaim.
15:9 Kemudian batas itu melengkung dari puncak gunung itu ke mata air Me-Neftoah, lalu keluar ke kota-kota pegunungan Efron; selanjutnya batas itu melengkung ke Baala, itulah Kiryat-Yearim.
15:10 Kemudian batas itu membelok dari Baala ke barat ke pegunungan Seir, terus ke utara ke lereng gunung Yearim, itulah Kesalon, turun ke Bet-Semes dan terus ke Timna.
15:11 Kemudian batas itu keluar ke utara ke lereng gunung Ekron; kemudian batas itu melengkung ke Sikron, terus ke gunung Baala dan keluar dekat Yabneel, sehingga batas itu berakhir di laut.
15:12 Batas barat ialah Laut Besar dan pantainya. Itulah, ke segala penjuru, batas-batas daerah bani Yehuda menurut kaum-kaum mereka.
Kaleb merebut Hebron
Yosua 15:13-19
15:13 Tetapi kepada Kaleb bin Yefune diberikan Yosua sebagian di tengah-tengah bani Yehuda itu, yakni Kiryat-Arba, seperti yang dititahkan Tuhan kepadanya; Arba ialah bapa Enak. Itulah Hebron.
15:14 Dan Kaleb menghalau dari sana ketiga orang Enak, yakni Sesai, Ahiman dan Talmai, anak-anak Enak.
15:15 Dari sana ia maju menyerang penduduk Debir. Nama Debir itu dahulu ialah Kiryat-Sefer.
15:16 Lalu berkatalah Kaleb: ”Siapa yang menggempur Kiryat-Sefer dan merebutnya, kepadanya akan kuberikan Akhsa, anakku, menjadi isterinya.”
15:17 Dan Otniel, anak Kenas saudara Kaleb, merebut kota itu; lalu Kaleb memberikan kepadanya Akhsa, anaknya, menjadi isterinya.
15:18 Ketika perempuan itu tiba, dibujuknya suaminya untuk meminta ladang kepada ayahnya. Maka turunlah perempuan itu dari keledainya, lalu berkatalah Kaleb kepadanya: ”Ada apa?”
15:19 Jawabnya: ”Berikanlah kepadaku hadiah; telah kauberikan kepadaku tanah yang gersang, berikanlah juga kepadaku mata air.” Lalu diberikannyalah kepadanya mata air yang di hulu dan mata air yang di hilir.
Kota-kota suku Yehuda
Yosua 15:20-63
15:20 Inilah milik pusaka suku bani Yehuda menurut kaum-kaum mereka.
15:21 Kota-kota suku bani Yehuda yang paling ujung, dekat batas tanah Edom di Tanah Negeb, ialah Kabzeel, Eder, Yagur,
15:22 Kina, Dimona, Adada,
15:23 Kedesh, Hazor, Yitnan,
15:24 Zif, Telem, Bealot,
15:25 Hazor-Hadata, Keriot-Hezron, itulah Hazor;
15:26 Amam, Sema, Molada,
15:27 Hazar-Gada, Hesmon, Bet-Pelet,
15:28 Hazar-Sual, Bersyeba dan segala anak kotanya,
15:29 Baala, Iyim, Ezem,
15:30 Eltolad, Kesil, Horma,
15:31 Ziklag, Madmana, Sansana,
15:32 Lebaot, Silhim, Ain dan Rimon; seluruhnya dua puluh sembilan kota dengan desa-desanya.
15:33 Di Daerah Bukit: Esytaol, Zora, Asna,
15:34 Zanoah, En-Ganim, Tapuah, Enam,
15:35 Yarmut, Adulam, Sokho, Azeka,
15:"36 Saaraim, Aditaim, Gedera dan Gederotaim; empat belas kota dengan desa-desanya.
15:37 Zenan, Hadasa, Migdal-Gad,
15:38 Dilean, Mizpa, Yokteel,
15:39 Lakhis, Bozkat, Eglon,
15:40 Kabon, Lahmas, Kitlis,
15:41 Gederot, Bet-Dagon, Naama dan Makeda; enam belas kota dengan desa-desanya.
14:42 Libna, Eter, Asan,
15:43 Yiftah, Asna, Nezib,
15:44 Kehila, Akhzib dan Maresa; sembilan kota dengan desa-desanya.
15:45 Ekron dengan segala anak kota dan desanya.
15:46 Mulai dari Ekron sampai ke laut, segala yang di sisi Asdod dan desa-desanya,
15:47 Asdod dengan segala anak kota dan desa-desanya, Gaza dengan segala anak kota dan desa-desanya, sampai ke sungai tanah Mesir, Laut Besar dan pantainya.
15:48 Lagi di Pegunungan: Samir, Yatir, Sokho,
15:49 Dana, Kiryat-Sana, itulah Debir;
15:50 Anab, Estemo, Anim,
15:51 Gosyen, Holon dan Gilo; sebelas kota dengan desa-desanya;
15:52 Arab, Duma, Esan
15:53 Yanum, Bet-Tapuah, Afeka,
15:54 Humta, Kiryat-Arba, itulah Hebron, dan Zior; sembilan kota dengan desa-desanya.
15:55 Maon, Karmel, Zif, Yuta,
15:56 Yizreel, Yokdeam, Zanoah,
15:57 Kain, Gibea dan Timna; sepuluh kota dengan desa-desanya.
15:58 Halhul, Bet-Zur, Gedor,
15:59 Maarat, Bet-Anot dan Eltekon; enam kota dengan desa-desanya.
15:60 Kiryat-Baal, itulah Kiryat-Yearim, dan Raba; dua kota dengan desa-desanya.
15:61 Di padang gurun: Bet-Araba, Midin, Sekhakha,
15:62 Nibsan, Kota Garam dan En-Gedi; enam kota dengan desa-desanya.
15:63 Tetapi orang Yebus, penduduk kota Yerusalem, tidak dapat dihalau oleh bani Yehuda. Jadi orang Yebus itu masih tetap diam bersama-sama dengan bani Yehuda di Yerusalem sampai sekarang.
Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
Yesus dan Yohanes Pembaptis
Lukas 7:18-35
(Mat. 11:2-19)
7:18 Ketika Yohanes mendapat kabar tentang segala peristiwa itu dari murid-muridnya,
7:19 ia memanggil dua orang dari antaranya dan menyuruh mereka bertanya kepada Tuhan: ”Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?”
7:20 Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus, mereka berkata: ”Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya kepada-Mu: Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?”
7:21 Pada saat itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat, dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta.
7:22 Dan Yesus menjawab mereka: ”Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
7:23 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”
7:24 Setelah suruhan Yohanes itu pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: ”Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
7:25 Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian indah dan yang hidup mewah, tempatnya di istana raja.
7:26 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
7:27 Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
7:28 Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorang pun yang lebih besar dari pada Yohanes, namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar dari padanya.”
7:29 Seluruh orang banyak yang mendengar perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai, mengakui kebenaran Allah, karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes.
7:30 Tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menolak maksud Allah terhadap diri mereka, karena mereka tidak mau dibaptis oleh Yohanes.
7:31 Kata Yesus: ”Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini dan dengan apakah mereka itu sama?
7:32 Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.
7:33 Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.
7:34 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. 35Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya.”
Yesus diurapi oleh perempuan berdosa
Lukas 7:36-50
7:36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
7:37 Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
7:38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
7:39 Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: ”Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa.”
7:40 Lalu Yesus berkata kepadanya: ”Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu.” Sahut Simon: ”Katakanlah, Guru.”
7:41 ”Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
7:42 Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?”
7:43 Jawab Simon: ”Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya.” Kata Yesus kepadanya: ”Betul pendapatmu itu.”
7:44 Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: ”Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.
7:45 Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.
7:46 Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
7:47 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih.”
7:48 Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: ”Dosamu telah diampuni.”
7:49 Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: ”Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?”
7:50 Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: ”Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!”
Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
Nasihat untuk mencari hikmat
Amsal 4:1-27
4:1 Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian,
4:2 karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu; janganlah meninggalkan petunjukku.
4:3 Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anak tunggal bagi ibuku,
4:4 aku diajari ayahku, katanya kepadaku: ”Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup.
4:5 Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian, jangan lupa, dan jangan menyimpang dari perkataan mulutku.
4:6 Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya.
4:7 Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian.
4:8 Junjunglah dia, maka engkau akan ditinggikannya; engkau akan dijadikan terhormat, apabila engkau memeluknya.
4:9 Ia akan mengenakan karangan bunga yang indah di kepalamu, mahkota yang indah akan dikaruniakannya kepadamu.”
Dikutip dari Terjemahan Baru Bible © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society) 1974, 2018
IMAN YANG BERTAHAN DI TENGAH DUNIA YANG TIDAK PASTI
[Yos. 14 & 15] [Luk. 7:18-50] [Mzm. 89:27-53] [Ams. 4:1-9]
Dalam realitas dunia saat ini—ditandai dengan ketidakstabilan ekonomi, konflik global, percepatan teknologi, dan tekanan sosial yang semakin kompleks—iman tidak lagi diuji dalam situasi yang tenang, melainkan di tengah kebisingan dan ketidakpastian. Di sinilah iman yang bertahan menjadi sangat relevan.
Kisah Kaleb dalam Yosua 14:8 menunjukkan iman yang tidak luntur oleh waktu maupun keadaan. Di usia 85 tahun, ia tetap berani menuntut janji Tuhan yang diberikan puluhan tahun sebelumnya. Ia “mengikuti TUHAN dengan sepenuh hati” ("mille’ti acharei YHWH"), yang berarti memenuhi hatinya sepenuhnya dengan janji Allah. Di tengah dunia yang dipenuhi oleh banjir informasi, ketakutan global, dan tekanan dari media sosial, tantangan kita hari ini adalah menjaga hati agar tidak dipenuhi oleh kekhawatiran zaman. Iman yang bertahan menuntut disiplin untuk terus mengisi hati dengan kebenaran Tuhan, bukan dengan narasi dunia yang berubah-ubah.
Di sisi lain, Yohanes Pembaptis dalam Lukas 7:19–23 menunjukkan sisi lain dari perjalanan iman: pergumulan dan keraguan. Dari dalam penjara, ia bertanya apakah Yesus benar-benar Mesias. Ia tidak gagal dalam iman, tetapi bergumul karena ekspektasinya tidak sesuai dengan cara kerja Tuhan. Yesus menjawab dengan lembut dan mengingatkan, “Berbahagialah orang yang tidak tersandung karena Aku.” Kata “tersandung” ("skandalisth?") menggambarkan jebakan halus ketika seseorang kecewa karena Tuhan tidak bertindak sesuai harapan.
Kondisi ini sangat dekat dengan kehidupan kita saat ini. Di era serba instan, kita terbiasa dengan kecepatan dan hasil cepat. Namun Tuhan sering bekerja melalui proses. Ketika jawaban doa tidak datang segera, kita mudah kecewa atau mulai meragukan. Iman yang dewasa adalah iman yang tidak menjadikan cara kerja Tuhan sebagai batu sandungan, tetapi tetap percaya pada karakter-Nya yang setia.
Akhirnya, iman yang bertahan adalah kombinasi dari hati yang terus dipenuhi oleh janji Tuhan dan kerendahan hati untuk menerima cara-Nya bekerja. Seperti Kaleb, kita dipanggil untuk tetap teguh dalam penantian. Seperti Yohanes, kita boleh jujur dalam keraguan, tetapi tetap datang kepada Tuhan. Di tengah dunia yang tidak pasti, iman sejati adalah memilih untuk tetap percaya bahwa Tuhan setia menggenapi janji-Nya pada waktu-Nya yang sempurna.
Aplikasi praktis: Batasi informasi negatif, isi hati dengan firman, tetap setia walau belum melihat hasil. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua! (JPT)